About Me

My photo
ordinary. imperfect. sanguine. melancholic. artistic.

Thursday, July 9, 2009

hah! aku benciiii di dekatmu tau! ha ha ha ha

hah! aku benci di dekatmu.
untung saja dulu kau melepaskanku.
untung saja aku telah melepaskanmu.

bersamamu, membuatku kehilangan semangat hidup.
kehilangan energi.
kehilangan arah.
kehilangan diriku sendiri.

kau.
kau dan aku, yang saling mengasihi karena suatu kondisi.
aku.
aku dan kau, yang terjebak dalam suatu hubungan tak jelas.

hubungan palsu.
hubungan yang penuh kebohongan.
kebohongan pada diri kita sendiri.

hah! cape!
untung saja dulu kau melepaskanku.
untung saja aku telah melepaskanmu.

aku positif...
kau negatif... terlalu negatif bahkan.
membuat ku lelah dengan segala kenegatifanmu!
hidup ini terlalu indah buatku.
hidup bukan hal negatif.
walaupun kau selalu memandangnya begitu.
aaahhhh!!!

aku menangis...
kau tertawa, menertawakanku...
*sigh*
sedih sekali rasanya...

aku optimis...
kau memandang sinis...
sakit hatiku karena kesinisan-mu!
tersedot banyak energiku oleh keskeptisan-mu...

aku nakal...
kau baik...
terlalu baik sampai-sampai kau jadi pengecut!
seperti katak dalam tempurung saja.

aku terlalu sayang padamu...
kau cukup sayang padaku...
hanya cukup... tapi tak pernah terlalu sayang padaku...
=(

aku dan kau... tidak cocok.

aku dan kau... tidak ada yang salah.


kita... tidak pas.

kita... tidak kompatibel.

kita... memang sudah harus saling melepaskan.

kita... tidak cocok.


~~based on: true story... story orang, story seseorang, story orang-orang. he he he he...

^_________^

★~~A Place For Dreaming*★

Huwaaaaaaaa so sad!!! Gak terasa udah mau setahun tinggal dikamar ini--dannn kontraknya akan habis 19 Juli 2009 nanti! =( *____* (lalu aku yang nomaden ini, akan berpindah ke unit kondo yang lain :D)... Ohh, kamar kecilku tercinta. Kamar dimana aku bisa mengekspresikan apapun, mendapat berbagai inspirasi =) tempat aku belajar, bersenang-senang, bersedih, bersyukur, menangis, marah, menyendiri, tempat pakai baju-buka baju (haha), tempatku untuk berkreasi, tempat yang "akubanget!" dan yang paling penting adalah: ini tempat aku bermimpi...
Aku menyebutnya dengan... ★~~A Place For Dreaming*★ ^__________^

Welcome to my place...


foto 1: Ini adalah tempat dimana aku suka menggantung aksesori-aksesoriku. (dengan asal-asalan =P)



foto 2: My property di atas tempat tidur--handphone" bling-bling, babyliss a.k.a catokan!(super penting. cant live without. haha), tas merah super besar, fashion magazine {sumber inspirasi}, dompet kosmetik, kalung + korsase bunga (favorit!), bantal animal print yang bulunya sangat lembut dan super Pe-We ditidurin.^^



foto 3: My artsy wall, yang isinya adalah: birthday cards dari orang-orang tersayang, fotoku dan orang", lalu quotes orang-orang sukses yang bermanfaat sebagai asupan semangat saya tiap harinya...! Hehehe...



foto 4: Ini dia! TEMPAT TISSUE favorit sepanjang masa! ahahahahaha... karna berenda-renda. Dan aku sukaaaaaaa sekali sama sesuatu yang berenda, mewah dan klasik! =) Selain itu, meja ini juga tempat aku menumpuk kotak-kotak aksesorisku.



foto 5: Tempat tidur yang lagi gak banget berantakannya. XD



foto 6: Pintu kamar. Yang full dengan poster. Jadi anda semua akan merasa senang masuk ke kamar saya disambut oleh mereka di depan pintu dan disambut oleh saya di dalam kamar, ahahahahaa... *joking*



foto 7: Di balik pintu. Aku biasa menggantung tempat surat, bunga mawar yang aku keringkan =), lingerie (hihihi), baju & aksesori yang akan dipakai hari itu. :D



foto 8: "Kandang buku saya." Ini cuma 1 tingkat, sebenarnya rak bukuku ada 4 tingkat, tapi... karena hidup ku yang masih nomaden tidak jelas sekarang ini, buku-buku lain yang super banyak telah disortir dan diungsikan ke alamnya, yaitu rumah mama. Maka dari itu, aku hanya menyimpan beberapa buku terfavorit untuk di kost-an. Favorit saya salah satunya adalah... Kama Sutra!^^ Buku bagus loh itu! Must read! HAHAHA



foto 9,10,11: My artsy wall...







foto 12: Birthday present for my mom. Was... Karna ulang tahun mama udah 30 Mei lalu. Aku menghadiahkan dia sebuah set piring pesta yang sungguh klasik dan elegan yang superrrr berat bawanya!!! Tapi gapapa, i love her so damn much, jadi no problem! *wink*

Sudah. That's all.

Harapanku...
Semoga kamar baruku menjadi sumber inspirasi yang lebih baik.
Semoga kamar baruku menjadi sumber ketenangan.
Semoga kamar baruku mempunyai hawa yang baik.
Semoga dimanapun aku tinggal dan tidur, tempat itu selalu membawa berkah untukku.

Gracias!

XOXO,
.•●❤●•.Gadis Pasar Yang Artistik.•●❤●•.



foto", properti, lokasi, oleh: LestikaMadina

Wednesday, July 8, 2009

puisi untuk sahabat yang tak tahu diri

sedih ya,
ternyata begitu sedih rasanya,
jika kita mengasihi seseorang tapi orang itu tidak percaya bahwa kita mengasihi dia.

sesak...
rasanya sesak jika orang yang kita kasihi tidak tahu kalau kita begitu mengasihi dia.
sesak. bernapas pun tak bisa, menelan ludah juga sulit.

sakit.
sakit ternyata, jika pengorbanan kita untuk orang yang kita kasihi tidak disadari oleh mereka.
sakit. semua organ tubuhku sakit.

pilu...
memilukan, jika hal-hal kecil pembuktian kasih kita tak berarti sama sekali untuk orang yang kita kasihi.
sungguh pilu... bahkan lebih pilu dari cinta yang tak terbalas sekalipun.

*sigh*

ps: ini bukan puisi, hanya curahan hati.

Saturday, July 4, 2009

Work of Art ~Kitchen

My birthday cake that i was made... ^^ *wink*



Marilyn oh Marilyn... An icon. I adore.

The Immortal Marilyn Monroe...

Hingga kini, 40 tahun sejak kematiannya, Marilyn Monroe adalah perempuan yang masih menggoda, menjadi takaran mewah sebuah daya tarik seksual. Tentu saja, Marilyn tidak hanya sebagai simbol seks, bintang, atau sekadar ikon kebudayaan.

Dengan terminologi yang kerap dimetaforakan untuk selebritas, tapi teraplikasikan secara literal untuknya, Marilyn adalah seorang dewi. Bahkan sejak kematiannya yang misterius pada usia 36 tahun di tahun 1962, kebangkitannya masih dinanti. Foto-foto barunya masih terus dicetak dan biografinya terus ditulis. Faktanya, begitu dashyat pengaruh Marilyn mendorong orang untuk menulis buku tentang dia.

Dia dimanfaatkan pria-pria yang mengakui mencintainya, tapi sesungguhnya hanya menafsuinya, dimanfaatkan studio yang memperkerjakannya, digunakan publik yang menyembah dan lantas mencampakkannya, bahkan dia digunakan oleh dirinya sendiri.

Kematiannya, meskipun bunuh diri, kecelakaan, atau apapun yang diyakini banyak orang, adalah hasil sebuah persekongkolan jahat dari konsekuensi hidupnya. Marilyn pernah menjadi lukisan seksi, tapi kini menjadi lukisan tragedi.

Tapi kisah hidup Marilyn bisa dibaca dengan cara lain. Tidak mundur dari kematiannya, tapi berawal dari kelahirannya. Ini akan menghasilkan gambaran yang sangat berbeda. Marilyn yang tidak terlalu terbebani dibanding sosok Marilyn dalam interpretasi biografi dan novel.

Dengan cara ini Marilyn bisa dipandang sebagai sosok yang sangat berkuasa dari pada sosok tak tertolong, mengontrol daripada termanipulasi. Dia juga bisa menjadi seksual tanpa harus tragis. Dia bisa menjadi Marilyn yang baru, atau Marilyn lama yang ditemukan kembali.

Dalam Book of Marilyn, seks dan tragedi begitu dihubungkan. Masa kecil Marilyn penuh rasa ketakutan.Dia dilahirkan dengan nama Norma Jeane Baker/Mortenson. Norma Jeane adalah anak haram. Dia tidak pernah mengenal ayahnya,dan sejumlah penulis biografi meyakini sepangjang hidupnya dia coba mencari pengganti. Kekerasan seksual yang dia alami semasa kecilnya juga seperti tambahan adegan mengerikan dalam kehidupannya.

Menurut Book of Marilyn, untuk lari dari kebosanan dan perasaan tak diinginkan, Norma Jeane memendam fantasi menjadi bintang film. Sebagai pemain kontrak, menurut sebagian besar penulis biografi, untuk mendaki jalannya ke puncak, Marilyn berhubungan seks dengan beberapa eksekutif film dan agen pencari bakat.

Marilyn lebih dari sekadar simbol seks. Seperti banyak bintang lainnya, kehidupannya pun difilmkan. Dipandang sebagai wanita 1950-an yang paling diinginkan dunia. Popularitasnya terus tumbuh seiring cerita hidupnya dibuat. Rumor konspiratif yang menyeruak segera setelah kematiannya yang disebut-sebut disengaja atau overdosis obat penenang tidak menggeser posisinya dari hati masyarakat Amerika.

Jalinan asmara Marilyn dengan Presiden John F Kennedy dan juga dengan adik JFK, Robert Kennedy, lebih problematik. Banyak yang menduga, Marilyn mungkin dihabisi komplotan sayap kanan yang ingin mempermalukan klan Kennedy atau oleh klan Kennedy sendiri yang ingin membungkam Marilyn. Semuanya, menjadi kepingan dalam penderitaannya, masa kecilnya yang tragis, kegilaan ibunya, pria-pria serakah, dan ketidaknyamanan politis yang dia alami.

Hingga kini, penderitaannya masih menjadi kulit dibanding memiliki makna. Hampir semua pendiagnosa budaya yang menilik hidupnya, mantap dengan ide bahwa Marilyn adalah contoh utama kebingungan identitas dalam budaya modern. Dan kebingungan itu menjadi sumber utama tragedi hidupnya. Norma Jeane dan Marilyn Monroe sebenarnya tidak harmonis. Di saat ia mentransformasikan dirinya, dan membiarkan yang lain mentransformasi dirinya dari Norma Jeane yang alami, kemayu, dan melankolis menjadi perempuan yang matang mendunia, saat itu juga dia kehilangan dirinya dan terkatung-katung dalam kebebasan seorang terkenal. Dia tidak menjadi Norma Jeane juga tidak Marilyn Monroe.

Terpecah dalam dua kepribadian, Marilyn tidak akan bisa utuh dan akhirnya mati untuk mengejar itu. Para penganalisisnya pun menjadikan dia sebagai hikayat peringatan tentang apa yang terjadi jika seseorang tidak sepenuhnya menjadi sebuah sosok. “ Dia akan dihancurkan oleh pertarungan antara kesucian dan sinisme, cinta dan seks, terang dan gelap, Norma Jeane dan Marilyn…”

“Marilyn Monroe” tidak hanya identitas yang terpisah. Dia juga menjadi benda artifisial baru – makhluk berambut pirang, bercat kuku, bibir merah, dan suara berdesah yang menggoda. Bahkan hidung, rahang dan giginya dipercantik lagi. Setelah diperbaharui dia pun menjual dirinya. Terutama daya pikat seksualnya. Inilah yang kemudian mengubah dia jadi peringatan tentang apa yang terjadi bila seseorang memandang dirinya sebagai objek kesenangan jenis kelamin yang lain. Yang terjadi kemudian, seperti yang dilihat para feminis pengagumnya, Marilyn adalah seseorang yang berhenti hidup dan tinggal sebagai fantasi. Dari wanita untuk setiap pria, Marilyn, menjadi tidak dimiliki seorang pria pun.

“ Marilyn adalah wanita dengan kecantikan sangat bening yang menjadikannya sebagai ‘objek cinta’ jutaan pria kesepian dan yang tak terpuaskan, tetapi dia sebenarnya tidak pernah mempunyai teman kencan dalam hidupnya…”.

Tetapi sebenarnya, hal-hal yang dipandang tragis, oleh penggemar dan oleh Marilyn sendiri sebenarnya adalah kejayaan. Membuat terbelahnya Norma Jeane dan Marilyn disebut sebagai penghancuran terhadap dirinya.

Semasa hidupnya, media menggambarkan transformasi Norma Jeane menjadi Marilyn Monroe tidak lebih dari sebuah kehilangan identitas yang pincang. Melalui kerja keras dan kecerdikan, anak haram yang terpental dari satu rumah asuh ke rumah asuh lainnya itu berubah menjadi wanita paling didamba dan ternama di seluruh dunia – seorang Cinderella di dunia nyata. Ketika menjadi gadis impian dalam perasaan umum, dia menjadi gadis impian dalam perasaan lain, Marilyn adalah mimpi Amerika yang jadi kenyataan.

Apa yang dilihat para penulis biografinya sebagai komodifikasi, oleh Marilyn dan penggemarnya dilihat sebagai bentuk kebebasan dari represi seksual tahun 1950-an. Dan telah terbukti sendiri, akumulasi perhatian yang besar kepada Marilyn terfokus pada tubuhnya yang menggairahkan. Di masa orang begitu berhati-hati menyangkut seks. Dia tidak mencoba menyembunyikan keterlibatannya dalam sesi foto atau lakon telanjang.

Marilyn bukan perayu, penggoda, atau femme fatele. Marilyn adalah sesuatu yang baru dan berbeda. Dia mengambil sikap genit dalam majalah kurang berseni dan menjadikannya sebagai kecenderungan utama dalam perfilman Amerika.

Marilyn menjadi perempuan pirang bodoh di layar; prakteknya dia menciptakan peran dalam film seperti Gentlemen Prefer Blondes dan How to Mary A Millionare. Tapi di luar layar Marilyn menegaskan, ketika dia begitu bebas dan menggairahkan, dia tidak dungu. Dia membuat citra itu; bukan dia yang dibentuk. “Mereka pikir bisa mengatur saya agar sesuai dengan mereka, tapi saya yang menggunakan mereka untuk mengekspresikan diri saya”, kata Marilyn. Lewat pernyataan tadi kita dapat tahu bahwa Marilyn bukanlah perempuan murahan, tapi jadi simbol kekuasaan yang paling halus. Seorang perempuan berakal dan tahu menggunkannya untuk mengatur dunia yang begitu sulit. Kekuatannya, yang dia sebarkan sangat strategis, tidak mudah diserang, mengajak orang tertawa bersamanya, bukan menertawainya, dan itulah yang menjadikan dia seorang ikon.

Dia adalah aktris yang matang dan kecewa yang mencoba memaksakan kontrolnya atas sistem yang membelenggu wanita. Dan untuk memahami popularitasnya saat ini, tidak bisa melihat dia hanya sebagai korban. Marilyn Monroe harus dipahami sebagai seorang bintang dengan jalan pikir kuat yang memaksakan kepribadian dan kemauannya merayu dunia – dan ia begitu menikmatinya…

***
Sumber:
www.marilynmonroe.com
www.immortalmarilynfanclub.com
www.google.com
Playboy Magazine





"I knew I belonged to the public and to the world, not because I was talented or even beautiful, but because I had never belonged to anything or anyone else."
-Marilyn Monroe-

Friday, July 3, 2009

Roman Picisan

Kamu tampan
Kamu cantik
Kamu baik
Kamu menarik

Kamu menawan, menawan hatiku..


Kamu lembut
Kamu juga renyah
Kamu hangat
Kamu kadang dingin

Kamu menyejukkan, tapi juga membuatku kegerahan..


Kamu menyenangkan
Kamu menyedihkan
Kamu menenangkan
Kamu membuatku kegelisahan

Kamu perayu.. yang selalu merayuku..

"40's Pin-Up Vintage Girl"


The very recent photoshoot project of EightyFour.

This is myyy first photo shoot lohhh! yuhuu...!!! *winkwink*
Baru beberapa... tapi semoga anda menikmati! hahahaha :D
For more information: karagunawan2@yahoo.com
Gracias! kisssses

Client: Lestika Madina a.k.a Me! ^^ (14/6/2009)
Photography: Dita "EightyFour"
Stylist & Makeup: Kara "EightyFour"
Wardrobe: Lestika Madina
Concept: 40s Pin-Up Girl, Vintage
Location: Casa N-17





hot topic!!! : modern romance, from kissing to "sexting." ~gaya muda-mudi jaman sekarang...??

TEEN VOGUE -- june/july2009. editor: Eva Chen.

From kissing to "sexting", today's hook-up culture is changing how teens think about relationships.



What is hooking up? "Making out," says fourteen-year-old Ella. "it can mean anything from kissing at the movies to oral sex to going all the way," says Priya, a nineteen-year-old college sophomore. "Having sex," says Nikki,* eighteen. "Kissing and maybe further--but no sex--with someone, and no more than a few times," says Lisa, seventeen. "People do it every weekend."

All teens, it seems, have a different definition. Although for most, what hooking up doesn't mean is dating. Friends with benefits, perhaps--but romance and serious relationship? Many young women are saying thanks but no thanks. "It's a generational thing," Lisa says. "everyone wants to be single--people go to prom with their friends--and hooking up is part of lifestyle." (wewww :D)

Television shows like "Gossip Girl" depict that lifestyle at an extreme. While some viewers yearn to copy Blair's designer frocks or Serena's perfectly mussed hair, others admire the characters' sexual confidence. While experts point out that movies and TV don't exactly instruct teenagers to go out and hook up, they do set norms. "You watch one of these shows and it appears that this is what the cool people are doing," says Michael Rich, M.D., director of the Center on Media and Child Health at Children's Hospital Boston.

If it's just television show, what's the big deal? PLENTY. A recent study by nonprofit research group the Rand Corporation found that teens who watch a lot of sexual content on TV are twice likely to become pregnant within three years thank kids who rarely watch such shows. The study's findings point to one problem with pop-culture representations of sexuality: For all the skin being bared, the practical aspects of sex are usually kept under wraps. "They don't show anyone in the drugstore buying protection," Priya says.

And the show's sexually brazen characters may make girls feel insecure about their lack of experience. As a result, some teens feel like they have something to prove. "One girl I know was really into flashing guys on video chat," Ella recalls. "She wanted boys to say, 'She's cool.'" Sending such pictures by text message--or "sexting," as it's called--is a newer ritual. About 20 percent of teenagers have tried it, according to the National Campaign to Prevent Teen and Unplanned Pregnancy. "One girl at my school sent a topless picture of herself to a guy she liked, and it got all over the internet. She became infamous," Nikki says. "She wasn't even embarassed. She felt important: Everyone knew who she was and was talking about her."

What may seem like a moment of daring can have lasting consequences. "The Internet and cell phones have an illusion of anonymity and privacy," Rich says. "But how will a naked picture on the Web look when you apply to college?" Across the country, teenage "sexters" are making headlines after their intended recipients, prompting police investigations. Legally speaking, if you send or receive a nude image of a minor, you can be charged with distributing child pornography. "There's a perceived safety online, but you have no idea whose hands the photo might end up in: his friends', your parents', the police's," says Carol Weston, author of Girltalk: All the Stuff Your Sister Never Told You (HarperCollins). You could break up, and that image will still be out there."

The reality is, says Weston, not everyone is doing it. Fewer than half of all high school students have had sex, according to the 2007 national Youth Risk Behaviour Survey. A previous study from the U.S Department of Health and HUman Services found that just 30 percent of fifteen-to seventeen-year-old girls had ever had sex. Ultimately, notes Nikki, technology has changed the way teens approach relationships. "We can communicate with one another more quickly, and it's more impersonal which contributes to the idea of relationships starting quickly and easily," she says. "But that doesn't mean they can't become romantic over time." She pauses, considering.
"The moment you become a couple isn't when you first hook up--it's when you change your relationship status on Facebook." --SUZANNE D'AMATO


>>>"BY THE NUMBERS"...

More than 2000 teens voted in TEENVOGUE.COM's first-ever "HOOKING UP" POLL.

*60% would have or have had a secret boyfriend.

^55% don't think that oral sex counts as "real" sex.

*23% don't use protection when having sex, and 39% are not worried abour getting an STI!

^74% believe that it's okay to hook up with more than one guy at a time.



Sedikit dari saya:

Jujur setelah membaca artikel ini saya hanya bisa berkata, "Wewww.."
Kenapa begitu? Karna saya gak menyangka (dan gak tau tau amat) kalau di United States sendiri pun isu-isu seperti ini masih dipermasalahkan. Ya kita bisa lihat dari tv shows produk Amrik seperti; Gossip Girl, 90210, The Hills, Sex n The City, dll, dst--bahwa sex sudah bukan hal yang tabu buat mereka. Selain itu, di majalah-majalah 'infotainment' & internet pun--artis-artis ABG sana sibuk menunjukan kemesraan mereka bersama pasangannya. Dan saya pikir itu tidak menjadi masalah seperti yang sering terjadi di Indonesia (kalau artis-artis 'ngapain' dikit, pasti jadi ribut seantero nusantara).

Tapi, ternyata ... ... ... seperti yang sudah kita baca di atas, bahwa "modern romance" yang disebabkan oleh "pop culture"--mulai menggeser nilai-nilai dan pemikiran remaja-remaja disana tentang 'suatu hubungan'/relationships dan lifestyle secara general! Memang, televisi tidak secara langsung mengajarkan remaja untuk seks bebas, hook-up, one night stand or whatever--tapi mereka secara tidak langsung sudah membentuk norma-norma dalam masyarakat. Anak remaja menganggap apa yang ada di televisi adalah keren. Apa yang disajikan oleh tv shows adalah suatu gaya hidup. Dan untuk remaja yang masih 'insecure' dengan dirinya cenderung mengikuti lifestyle yang terlihat di tv, majalah dan internet--agar merasa di terima di antara teman-teman sepergaulan, agar menonjol di masyarakat.

Disini, bukannya saya sama sekali tidak menyukai tv shows seperti Gossip Girl, 90210 dll. Bukan. Justru bisa dibilang saya ini anak MTV banget. Saya pengoleksi dvd Gossip Girl tiap season dan hobi nonton dvd series secara marathon sampai pagi! Saya juga suka baca majalah gossip, nonton infotainment sore-sore. Pokoknya saya adalah pencinta dan penikmat pop-culture. Tapi, meski saya modern girl in modern world, saya tetap old-school traditional dan conventional. hehehe ^^

Dan, dari yang saya perhatikan setelah menonton... for example: GOSSIP GIRL--karena ini yang paling favorit ^^ serial itu sangat bagus kok. Memang serial tersebut menggambarkan kehidupan remaja-remaja sosialita di US especially di Manhattan. Kehidupan mereka glamour, sekolah aja PP(pulang pergi) naik Limo, pergaulannya juga ok. Bajunya??? OK BANGET! Cewe-cewenya cantik-cantik dan terawat. Yang cowo? Udah ganteng, tajir, pinter pula. Hidup gak pernah susah dengan uang seperti yang mereka punyai (karena duit gak akan abis2 12 turunan), pacar bisa gonta ganti--dengan yang bagus-bagus lagi--kaya ganti2 asesori.

Kalau membayangkan apa yang saya sebut di atas emang nih serial kaya yang gak make sense, gak manusiawi, gak realistis! Tapi ya, kalau kita melihat lebih dalam jalan cerita dan bisa mengambil inti dari kehidupan yang mereka jalani, serial ini cukup manusiawi. Dari serial ini kita dapat belajar arti kekeluargaan, persahabatan, passion, dan cinta yang sebenarnya. Bahwa di balik kegilaan dunia ini, yang mengagung-agungkan harta, kecantikan, status sosial--ada yang lebih manusia butuhkan yaitu; cinta, keluarga dan sahabat.

Saya disini bukan mau promosi serial Gossip Girl. Tapi itulah hal-hal baik yang saya ambil dari serial tersebut. Saya mendukung "pop-culture" tapi satu sisi juga sangat selektif dengan budaya ini. Kita tidak bisa tetap menjadi orang kuno dan gak mau melihat apa yang 'in'-'nge-hit'-'happening'
disaat dunia ini terus berjalan maju dan menemukan hal-hal baru. Tapi untuk membuka diri kepada hal-hal baru tersebut kita memang membutuhkan pondasi yang kuat di dalam diri kita. Agar kita tidak 'hanyut' dengan gaya hidup yang salah--walaupun... walaupun 'gaya hidup yang salah' itu relatif untuk setiap orang.

Yang saya maksud dengan pondasi yang kuat adalah... iman. Iman artinya percaya. Percaya itu buat saya ada 2: percaya pada Tuhan dan percaya pada diri sendiri.
Percaya pada Tuhan--itu urusan masing-masing dan saya tidak mau ikut campur. Tapi percaya pada diri sendiri? Itu sangat kita butuhkan dalam mengahadapi dunia gila dan semakin gila ini. Seperti yang disebutkan artikel di atas bahwa kebanyakan remaja sekarang merasa 'insecure'-tidak aman--yang berarti tidak percaya diri, sehingga mereka dengan mudah mengikuti pergaulan yang tidak terarah (saya tidak mau menggunakan "pergaulan yang salah" karena "yang salah" itu relatif), menelan mentah-mentah apa yang disajikan di televisi dan media lainnya. Memang TIDAK SEMUA REMAJA, tapi kebanyakan. Tapi jangan sampe deh yang "tidak semua remaja" itu menjadi yang "kebanyakan." Duhh rusak dong anak bangsa. Jadi rusak deh negara... Kasihan planet bumi.

Hmm... saya jadi agak bingung mau nulis apa. HAHAHAHA.. Maaf ya teman-teman kalo saya agak random (memang otak saya cenderung acak-acakan semenjak kecil) XD
Oh ok. Jadi, yang mau saya katakan adalah... yuk mariii "beriman pada diri sendiri"(loh?) hahaha... Tapi memang iya, karena ini adalah yang terpenting. Kita harus terus menerus "meng-amankan" diri kita, agar menjadi benar-benar secure (karena saya juga merasa masih sangat kurang secure terkadang dan masih gak ada apa2nya--tapi ya lumayanlah... HAHAHA), perkuat 'tameng' diri. Dan buat saya, iman yang membuat kita tetap on the track. Hehehe ^^
Meskipun di televisi banyak sajian yang 'enggak-enggak', mau ada gaya pacaran jungkir balik cium-cium sana sini kaya gimana pun, kalo kita punya arah tujuan dan garis hidup yang oke dan believe in ourself, pasti kita bisa bertahan kok. Itu yang saya percaya. Insyaallah... Amin Ya Robbal Allamin...

Orang tua MEMANG sangat sangat berperan (i mean pendidikan dari rumah). Tapi ketika keluar dan lepas dari orang tua--ngekost, kuliah, pacaran, kerja, berkeluarga, dll-- kita akan berpijak pada kaki sendiri. Dan kita mau gak mau suka gak suka harus face the reality bahwa dunia ini gila. Semua yang baik dan buruk bercampur disajikan di depan mata. Tapi yang saya percaya, bahwa Tuhan memberikan akal & hati kepada kita agar kita bisa berpikir dan memilah-milah mana yang baik dan buruk. Jadi gunakanlah otakmu dan hatimu secara seimbang dan tidak berlebihan sehingga musyawarahnya mencapai mufakat. ^^

Janganlah mengikuti suatu gaya hidup kalau gaya hidup tersebut gak kompatibel dengan diri kita. Jadilah diri sendiri. Kita kan cuma manusia biasa. Setiap manusia mempunyai latar belakang yang berbeda-beda, masa' gaya hidupnya harus sama semua???!!! Susah kan? Set standar hidup kita, bentuk gaya hidup kita, tiap pribadi punya prioritas jadi fokus saja dengan prioritas itu. Ok ok? Lagipula Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda memang agar dunia ini berwarna, bukan? Oleh karena itu jangan kita seragamkan warnanyaaa... HOHOHOHO...

Akhir kata, saya mohooon maaf kalo apa yang saya tulis--mungkin kesannya sotoy. Saya juga bukan manusia yang okee banget kok, pernah gagal (sering malah), kadang gak PD (gak sering sih cuma kadang, hehe), dan manusia biasa aja. Ordinary & Imperfect. Apa yang saya tulis diatas hanyalah berdasarkan pengalaman, apa yang saya lihat dan yang saya renungkan selama saya hidup sampai 22 tahun ini. Dan saya sangat ingin berbagi dengan teman-teman semua. Hanya itu. Kalo ada pemikiran-pemikiran dan kritik yang membangun saya sangat terima kokss! Saya suka sharing hal-hal yang bermanfaat. Hehehehe... Makasih banyak loh... Ciao! ^^

*kisssses,

Gadis Pasar Yang Artistik.

"Untuk Seseorang Di Luar Sana Yang Belum Pernah Aku Temui Tapi Aku Mengenal Dia..."

Saya tahu kamu.
Saya mengenal kamu kok!
Walaupun kita belum pernah bertemu... Aneh ya?

Saya kenal kamu.
Kamu itu baik.
Sungguh baik bahkan.
Sungguh baik pada saya...


Saya juga mengerti kamu loh!
=)
Lebih aneh bukan?

Saya mengerti bahwa kamu,
Ingin dikasihi...
Ingin disayangi...
Ingin dicintai...


Tau gak?
Menurut saya...
Kamu itu "cheerful"!
Kamu cuek!
Tapi sebenarnya kamu sungguh... berperasaan.

Oh iya,
Menurut saya...
Kamu juga cantik!
...
...

Aneh...
Padahal kita belum bertemu loh...
^______^

Tapi saya tahu.
Tanpa harus melihat kamu,
Saya bisa merasakan...
Saya masih bisa 'mendengar'...
Bahwa kamu... memang cantik!

Kamu... beautiful...
Pikiranmu... beautiful.
Jiwamu... beautiful.


Kapan ya?
Saya bisa bertemu?
Bertemu langsung dengan orang yang memiliki jiwa secantik kamu...?
Menghabiskan waktu dengan pribadi yang begitu menyenangkan seperti kamu...?

Mungkin... kita akan berbincang sepanjang hari.
Saling memandang...
Saling mendengarkan isi hati...
*sigh*... sungguh menyenangkan! ^^

Kapan ya?
Kita berdua belum tahu...
Mungkin suatu hari.
Pasti.


Saya tahu kamu!
Walaupun kita belum pernah bertemu.
Tapi...
Saya mengerti & mengenal kamu, bahkan lebih baik dari yang lain...

^____________^

Permohonanku kepada Tuhan Yang Maha Esa, Maha Kuasa, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Untuk Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..

Aku memohon pada Mu untuk;

Mencintai ku..
Menyayangi ku..
Selamanya.

Hanya itu.

Karena aku hidup dari itu.
Karena aku hidup untuk merasakan itu.
Karena itu yang paling kubutuhkan.
Karena itu sudah terlalu banyak.
Karena itu sudah lebih dari cukup.

mama = mother = ibu. yang artinya adalah:

mama..
mama itu adalah makananku.
cinta mama adalah makanan untuk batinku.

mama, adalah..
teman baikku
musuhku
sahabatku
sainganku
perawatku
guruku
supir antar jemputku
manajerku
penggemar fanatikku
pemuja setiaku
motivatorku
malaikat penjaga yang dikirim Tuhan untukku
cahaya untuk menerangi jalan hidupku
idolaku
penunjuk arahku
"kompas"ku
wanita superku
duniaku
pahlawanku.. yang mengandung, melahirkan, menyusui, merawat dan mendidikku

mama, adalah..
ibuku.

... "mawar ungu--magenta"

... Kemarin:

Aku mawar ungu.

Aku berduri.

Aku diam.

AKu menutup diri.


... Hari ini:

Ungunya memudar..

Aku 'berwarna' lebih muda.. --magenta.

Duriku pun menghilang.. sedikit demi sedikit,

Hilang bersama kesedihan..


... Besok:

Aku tak tahu.

kata hati: "ikuti aku ya.." -- kata logika: "ikuti kata hatimu.." =)

Yang akan terjadi di hari esok,

Adalah yang terindah, yang akan 'dia' berikan padaku..

Aku tidak mau mengkhawatirkan itu..

Aku tidak takut.

Karena aku yakin, pada'nya'..


Hari 'ini', ya hari 'ini'..

Aku begitu menikmatinya..

Hari 'ini', begitu menyenangkan..

Selalu menyenangkan..

Hari 'ini', hari yang selalu ingin kunikmati..


Aku, tau 'dia' mencintai ku..

Karena aku merasakan'nya'..

Aku tidak lagi mengkhawatirkan hari esok..

Lagipula,

Semua 'ada' karena 'ada' alasannya bukan..??


Jadi..

Aku rasa,

Aku akan baik-baik saja..




Kata hati : "ikuti aku ya.."

Kata logika : "ikuti kata hatimu.." =)

Kataku : "yayy! terimakasih logika..!!" ^O^

aaahhh..!! grrr.. hiks =(

aku berusaha menghindar, sebenarnya..

aku takut.

aku takut salah.

salah langkah.

salah orang.

takut semua menjadi salah.


tapi kata hati, ini benar..

ini baik.

baik untukku.

untuk hatiku.


ahh bingung.

ingin berteriak rasanya.

lari dari kenyataan..?

tidak mungkin.

tidak akan bisa.


kata hati : "jalani saja ya.."

kata logika : "apa iya..?"

**sigh**

begini jadinya?

kenapa begini jadinya?

aku menjadi tak enak makan

aku jadi gundah gulana

kadang aku bermuram durja

kadang aku ketawa sendiri

kadang aku diam

aku jadi berwarna

aku jadi merona, kemerahan

aku jadi menggila

aku menjadi APA ADA-nya

"Dari 'CYBERBULLYING' Hingga Pemerkosaan" ~~semoga bacaan ini bermanfaat! =)

KOMPAS, 22 Mei 2009

Berpikirlah dulu sebelum kamu mengisi detail data pribadi di internet. Sekarang, tampil di internet dengan foto kamu yang cakep, apalagi sensual, lengkap dengan data pribadi, seperti “e-mail”, nomor telepon, tanggal lahir, nama orang tua, hingga cerita-cerita curhat kamu yang menunjukan kelas sosial kamu, bukan lagi sebuah kebanggaan, melainkan sebuah ancaman.

Etika dalam berinternet atau netiket sudah banyak dilanggar, entah dengan sadar atau tidak. Inilah awal dari berjalannya rantai kejahatan cyber, dari kelas teri mulai dari olok-olok, hingga kelas kakap sampai pemerkosaan.

Beberapa waktu lalu, koran-koran Ibu Kota memberitakan kisah pilu. Seorang cewek mengalami kekerasan seksual dari seorang cowok yang baru dikenalnya beberap hari. Singkat cerita, si cewek ini mengenal cowok itu dari internet lewat chatting.

Selain chatting, modus lama lainnya adalah berkenalan lewat e-mail, lewat forum di internet, dan yang terbaru (seperti yang kita ketahui) adalah lewat perjumpaan di situs jaringan sosial, seperti Facebook, Friendster, MySpace, Blogger, Multiply, dan banyak lagi.

Tak hanya chatting, akses lewat telepon genggam pun juga perlu diwaspadai. Banyak modus yang digunakan untuk memperdaya lawan jenisnya. Kebanyakan korbannya adalah cewek, dengan mengawalinya melalui telepon salah sambung.

Aneh juga ya, sudah tahu kalau salah sambung, tetapi si cewek tetap aja mau melayani pembicaraan hingga berakhir di ‘copy darat’. Jika kita benar-benar memperhatikan etika berinternet, harusnya kisah-kisah sedih itu bisa dihindari.

Nah, selain kejahatan yang sifatnya criminal seperti itu, ada juga yang pada taraf ‘cyberbullying’, artinya kegiatan bully di dunia cyber.

Cyberbullying meliputi kegiatan untuk membuat kamu terganggu, merasa malu, menjelek-jelekkan kamu, hingga membunuh karakter kamu.

Cyberbullying ini sering dilakukan oleh remaja dan dibedakan kasusnya dengan ‘cyber-harassment’ yang biasa dilakukan orang dewasa. Area cyberbullying bisa lewat chatting, melalui instant messaging, komentar di situs jaringan sosial, atau di sebuah forum, e-mail, juga lewat telepon genggam.

Contohnya adalah pelecehan seksual lewat kata-kata saat chatting atau ketika ber-SMS. Dalam kasus serius, ini bisa berupa meng-upload foto seronok kamu di internet dengan tujuan untuk mempermalukan dirimu. Bisa juga orang itu meng-upload video tak pantas yang di dalamnya ada kamu, dengan tujuan menghasut atau menyakiti kamu.

Jadi, selain kamu harus berpikir sebelum upload foto kamu atau foto orang lain, yang harus kamu camkan juga adalah berpikirlah sebelum kamu difoto. =)

*14 Hal Yang Sebaiknya—Harus Ditaati:

1. Jangan mencantumkan data tidak perlu yang sifatnya sensitive, misalnya nomor ponsel, data pribadi yang ada di situs jaringan sosial yang kalian ikuti.
2. Jangan pernah memublikasikan tanggal lahir kamu, selalu set di”setting’-an akun kamu agar data itu hidden atau private, atau tersembunyi agar tidak dilihat orang lain.
3. Jangan pernah memublikasikan nama ibu dan bapak kamu karena nama ortu bisa disalahgunakan untuk keperluan lain.
4. Jangan pernah menuliskan email kamu di forum diskusi atau di web secara terbuka. Jika terpaksa, tulislah dengan cara seperti ini: Misal, email kamu bisnisku@gmail.com, maka penulisannya adalah bisnisku at gmail.com atau bisnisku +gmail.com. Cara ini bisa melindungi email kamu agar tidak bisa dikoleksi secara otomatis oleh mesin spammer.
5. Jika kamu menerima email dari seseorang yang tidak kamu kenali, jangan pernah membalasnya. Kamu boleh saja membuka email itu jika penasaran, tetapi jangan sampai mengklik link di dalamnya. Link yang disertakan di email itu bisa berisi pemicu untuk pengiriman atau pengaktifan Trojan di computer kamu.
6. Jika kamu menerima email yang meminta kamu mengklik link di dalamnya, selalu periksa asal e-mail itu. Misalnya, ada email yang seolah-olah datang dari Facebook, tetapi setelah kamu perhatikan detail “email” itu”, terutama pada “email” from”, ternyata bukan dari email yang menggunakan domain facebook.com. Ini bisa dipastikan email itu palsu. Email seperti ini, yang dikenal sebagai “phising”, banyak melanda para pengguna internet banking dengan tujuan mencuri data login.
7. Jika kamu mendapatkan permintaan untuk persetujuan menjadi teman, misalnya di Facebook atau Friendster, sedangkan kamu tidak mengenal orang itu, jangan ragu-ragu untuk mengabaikannya alias jangan pernah disetujui jadi teman kamu.
8. Jika kamu mendapat email dari seseorang yang berpromosi kepadamu, dan sebelumnya orang itu tidak meminta izin, centang email itu, kemudian klik “report spam”. Cara ini bisa menghukum si pemilik email agar dikategorikan sebagai spammer.
9. Jangan meng-upload foto yang di dalamnya ada orang lain—dan foto itu bisa bersifat sensitive bagi orang tersebut. Kalalu kamu lakukan, kamu bisa masuk kategori pelaku “cyberbullying”.
10. Jangan pernah meng-upload foto atau lagi atau video yang ada hak ciptanya. Foto-foto orang lain, mp3, atau video klip musik yang kamu upload di website tanpa izin, bisa menjadi perkara hukum.
11. Jangan pernah membuat tulisan yang sifatnya gunjingan, dugaan, atau tuduhan menyangkut orang-orang atau lembaga yang bisa berimplikasi pencemaran nama baik atau tuduhan. Jangan pernah pula meneruskan email seperti itu kepada orang lain. Walau kamu bukan pembuatnya, kamu tetap bisa kena perkara hukum.
12. Jika kamu menjadi korban cyberbullying, atau jadi korban kejahatan cyber, dianjurkan untuk berbagi cerita kepada teman-temanmu agar kasusmu bisa menjadi pelajaran bagi yang lain.
13. Jangan pernah berbelanja di internet, di toko online yang kira-kira reputasinya belum pernah didengar. Terutama toko online yang langsung meminta kartu kredit kamu secara langsung di web toko online itu. Ini harus dihindari sejak dini.
14. Taati selalu netiket atau etika berinternet. Intinya, berlakulah sopan di internet, seperti kamu berlaku sopan santun di dunia nyata.


PS: Teman-teman, saya mengutip tulisan ini dari Kompas tertanggal 22 Mei 2009, yang mungkin teman-teman tidak sempat baca. Semoga bermanfaat. Karena jujur saja, ini sangat bermanfaat untuk saya. =) Setelah beberapa pengalaman yang kurang menyenangkan saya alami di dunia maya~~terutama di Facebook, saya cukup belajar banyak untuk berhati-hati dan mempelajari benar Facebook itu isinya apa aja (dari cara men-setting “Account” & “Privacy”; Profile, Search, News Feed & Wall, bagaimana cara menyaring foto-foto/video yang orang lain 'tag' ke kita, dll dll). Bagi saya penting untuk dipelajari dengan benar, agar tidak terjadi “hal-hal konyol” di depannya, misalnya: berantem sama orang-orang gak penting karena masalah yang gak penting juga! Yang berujung pada tuntut-menuntut, pemerkosaan, rusak nama baik, dll dll. Mungkin terdengar agak berlebihan dan terlalu paranoid ya, tapi ‘everything can happen’ kan??? Seperti beberapa pengalaman dari teman saya, di bawah ini:
* Sebut saja si A (female), dia menulis sebuah note, yang isinya curhatan hati. Curhat atas kekesalan kepada beberapa temannya. Dan dia men-tag teman-temannya dengan maksud menyindir si teman tersebut. Jadilah si"teman-teman" itu membaca, tersinggung dan mereka berantem di comment! Sampai akhirnya note tersebut dihapus~~ya mau gak mau, daripada daripada...
* Ada lagi kejadian yang dialami oleh teman saya, kali ini sebut saja si I (female), si I mem-post status FBnya, yang berakibat menyinggung teman-temannya. Padahal setelah saya lihat, status itu biasa-biasa saja. Tapi memang bbrp pihak mungkin saja tersinggung. Terjadilah perang comment di status si I, setelah itu perangnya dilanjutkan wall to wall. GILAKANNNNN???
* Ada lagi si M (female), seorang teman di friendlistnya si M (yang mungkin tidak terlalu dia kenal) men-tag sebuah video dengan nama si M, e ehhh... ternyata video tersebut berisi hal-hal yang sangat tidak senonoh ~~video porno! Nah lo? Kalo yang liat seluruh masyrakat FB kan gawat. Lumayan rusak nama! Nahh... oleh karena itu kita harus belajar men-setting...
* Yang terakhir, pengalaman saya sendiri. Saya beberapa kali mendapatkan mesej-mesej ajaib dari orang-orang yang ajaib. Tapi syukurnya mereka tidak sempat menjadi teman saya, karena saya cukup mawas diri. Tapi kan malas saja meladeni orang2 seperti itu, gak usah meladeni, bacanya aja juga udah gak enak.

Itulah pengalaman-pengalaman gak enak di dunia maya yang saya perhatikan. Jadi lebih baik kalo kita berhati-hati… Memang sih, beberapa ada yang menyepelekan mungkin. Menganggap, "Yah santai ajalah, kan di FB main-main doank, gk kan terjadi apa-apa" Hmmm... belom ngerasain kali ya? Jangan sampai deh, saya doain... Makanyaaa... bersikaplah dewasa & bertanggung jawab atas apa yang akan kita omongin/tulis, berpikir jauh apa dampaknya untuk orang lain (dampaknya kan bisa macam-macam; ada yang syirik, ada yang baik, ada yang asik-asik aja, ada yang jadinya berniat jahat), istilahnya harus kita filter lahh... Saring teman-teman anda di friend-list (lebih baik & aman kalo orang2 tersebut memang anda kenal). Pokonya, “Sediakan payung anda sebelum hujan…” Kalo kata mama saya, berwaspadalah, pelajari dengan benar & jaga mulut (karena salah-salah omong bisa gawat). Ciao! Danke! ^O^

sungguh aneh, rasanya... ~~"sebuah puisi dadakan di saat menggila karena cinta..?"

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku nyaman nyaman nyaman...

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku senang senang senang...

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku semangat semangat semangat...

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku hidup hidup hidup

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku tertawa tertawa tertawa

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku berbunga berbunga berbunga...

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku cantik cantik cantik...

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku bersinar...

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku merona...

sungguh aneh, rasanya...
denganmu, aku... apa adanya...

sungguh aneh, memang...
apa nama "rasanya"?
sungguh aneh... aku tak tahu...